Test Footer 2

Main Menu (Do Not Edit Here!)

Selasa, 19 Juni 2012

Kuburan-Kuburan Tokoh Ternama di Dunia, Bandingkan !!!

Kuburan Bruce Lee



Kuburan Putri Diana




Kuburan Elvis Presley



Kuburan Michael Jackson



Kuburan Khomeini (Imam Agama Syiah)



Kuburan Soekarno



Kuburan Soeharto



Kuburan Gus Dur



Kuburan Salah Satu Orang Kaya



dan….

Kuburan Raja Fahd (Raja Saudi Arabia)






Usai Menyaksikan Jenazah Raja Fahd, Seorang Pendeta Italia Masuk Islam

Hidayah Allah datangnya tidak bisa diraba-raba. Apabila Allah menghendaki maka ia akan mendatangi hamba yang berbahagia itu. Demikianlah kisah seorang pendeta asal Italia.

Seorang pendeta terkenal di Italia mengumumkan masuk Islam setelah menyaksikan jenazah raja Arab Saudi, Fahd bin Abdul Aziz, untuk kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal itu terjadi setelah ia melihat betapa sederhananya prosesi pemakaman jenazah yang jauh dari pengeluaran biaya yang mahal dan berlebihan.

Sang mantan pendeta telah mengikuti secara seksama prosesi pemakaman sang Raja yang bersamaan waktunya dengan jenazah yang lain. Ia melihat tidak ada perbedaan sama sekali antara kedua jenazah tersebut. Keduanya sama-sama dishalatkan dalam waktu yang bersamaan.

Pemandangan ini meninggalkan kesan mendalam tersendiri pada dirinya sehingga gambaran persamaan di dalam Islam dan betapa sederhananya prosesi pemakaman yang disaksikan oleh seluruh dunia di pekuburan ‘el-oud’ itu membuatnya masuk Islam dan merubah kehidupannya. Tidak ada perbedaan sama sekali antara kuburan seorang raja dan penguasa besar dengan kuburan rakyat jelata. Karena itulah, ia langsung mengumumkan masuk Islam.

Salah seorang pengamat masalah dakwah Islam mengatakan, kisah masuk Islamnya sang pendeta tersebut setelah sekian lama perjalanan yang ditempuh mengingatkan pada upaya besar yang telah dikerahkan di dalam mengenalkan Islam kepada sebagian orang-orang Barat. Ada seorang Da’i yang terus berusaha sepanjang 15 tahun untuk berdiskusi dengan pendeta ini dan mengajaknya masuk Islam. Tetapi usaha itu tidak membuahkan hasil hingga ia sendiri menyaksikan prosesi pemakaman Raja Fahd yang merupakan pemimpin yang dikagumi dan brilian. Baru setelah itu, sang pendeta masuk Islam.

Sang Muslim baru yang mengumumkan keislamannya itu pada hari prosesi pemakaman jenazah pernah berkata kepada Dr al-Malik, “Buku-buku yang kalian tulis, surat-surat kalian serta diskusi dan debat yang kalian gelar tidak bisa mengguncangkanku seperti pemandangan yang aku lihat pada pemakaman jenazah raja Fahd yang demikian sederhana dan penuh toleransi ini.”

Ia menambahkan, “Pemandangan para hari Selasa itu akan membekas pada jiwa banyak orang yang mengikuti prosesi itu dari awal seperti saya ini.”

Ia meminta agar kaum Muslimin antusias untuk menyebarkan lebih banyak lagi gambaran toleransi Islam dan keadilannya agar dapat membekas pada jiwa orang lain. Ia menegaskan, dirinya telah berjanji akan mengerahkan segenap daya dan upaya dari sisa usianya yang 62 tahun in untuk menyebarkan gambaran Islam yang begitu ideal. Semoga Allah menjadikan keislamannya berkah bagi alam semesta.(istod/AH). (Sumber: http://www.alsofwah.or.id)

Bonus: Kuburan-kuburan Aneh


















Oleh Abu Fahd Negara Tauhid.

Sumber: http://gizanherbal.wordpress.com/2012/03/18/kuburan-kuburan-tokoh-ternama-dunia-bandingkan-pics/

Baca juga:
BEGINI GAN KUBURAN YANG NYUNNAH DAN SYAR’I (PICS)

1 komentar:

Melihat prosesi pemakaman yg sederhana bisa masuk Islam. Ada jg yg melihat prosesi pemakaman yg dihadiri puluhan ribu orang,kagum terus masuk Islam. Jadi tdk selalu yg terlihat sederhana, dianggap mutlak "mewakili" Islam, juga yg terlihat semarak -menjadi tidak Islam. Dalam banyak hal, Islam bukan semata tampilan. Utk sebagian orang, Islam menjadi masalah ketenteraman hati dan justru dicari karena ajarannya dimulai dari mengenal& berhubungan dg Rabb yg sejati.Ini bersifat ruhani dan sangat pribadi. Dalam jaman yg orang tidak mudah percaya pd pendapat (politik) orang lain, ruhani orang-orang tipe ini,sangat sensitif merasakan "potensi mempertentangkan segala sesuatu yg hanya berimplikasi duniawi". Semakin diajak/dipaksa meladeni, hatinya yg semakin tdk tenteram akan semakin menjadi. Agak sulit mempengaruhi tipe-tipe orang-orang yg sudah di level ruhani ini, dengan pandangan demi kebaikan duniawi.

Poskan Komentar